Description of first Slide goes here.Vestibulum ante ipsum primis in faucibus orci luctus et ultrices posuere cubilia Curae...
Description of second Slide goes here.Vestibulum ante ipsum primis in faucibus orci luctus et ultrices posuere cubilia Curae...
1
2
3Tommy, who has spent three years in prison and has just been released, stays with his sister Vicki and her husband Ed. But that also begin immediately to new problems in freedom: As Vicki’s grandmother of Tommy’s family to explain the absence in recent years, they simply asserted that he was in
But there are more problems: During his shift in a fast-food store he runs his ex, which is supposed to be dead in my arms – and they can be, though engaged, like falling into his arms. And then there’s Tommy’s best friend, is because of video piracy which Tommy then ultimately moved behind bars, and Tommy again will necessarily include in its illegal businesses.
Film 3 DOA 3 CINTA merupakan film layar lebar perdana dari sutradara mudaNurman Hakim. Film ini bercerita tentang persahabatan 3 orang remaja yang memiliki asa dan cita-cita setelah mereka lulus dari pesantren. 3 sahabat itu diperankan oleh Nicholas Saputra(sebagai Huda), Yoga Pratama (sebagai Rian) danYoga Bagus (sebagai Syahid).
Film ini juga menampilkan bintang cantik Dian Sastrowardoyo yang berperan sebagai penyanyi dangdut yang seksi, materialistik dan terobsesi ingin menjadi bintang terkenal di
Sebelum rilis di Indonesia film ini sudah lolos dalam berbagai festival film di mancanegara, seperti di Pusan International Film Festival pada bulan Oktober lalu dan juga lolos dalam official selection competition di Dubai International Film Festival yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 - 18 Desember 2008.
Selain itu, di Festival Film Indonesia yang akan diselenggarakan pada tanggal 12 Desember mendatang, 3 DOA 3 CINTA berhasil meraih 7 Nominasi untuk kategori : Skenario Cerita Asli (Nurman Hakim), Penyuntingan (Sastha Sunu), Tata Suara (Khikmawan Santosa), Tata Musik (Jaduk Ferianto), Pemeran Utama Pria (Nicholas Saputra), Pemeran Pendukung Pria (Yoga Pratama) dan masuk kategori Film Secara Utuh.
Tentu saja ini merupakan sebuah kebanggaan tersendiri untuk film yang proses penggarapan skenarionya memakan waktu 3 tahun lebih. Bahkan skenario film ini berhasil mendapatkan script development grant dari Global Film Initiative di San Fransisco,
Sutradara Nurman Hakim tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya atas nominasi yang berhasil diraih film garapannya itu.
"Alhamdulillah, ada Festival Film yang men-support dan memberikan dana untuk pembuatan film ini, setelah pembuatan selama 3 tahun. Aku besar di daerah Mranggen, Demak, ingin meluruskan kondisi pesantren dengan nilai humanisme," terang Nurman.
"Film ini juga ingin menunjukkan bahwa pesantren itu bukan tempat Islam garis keras dan kalaupun itu ada, itu di luar pesantren. Kenapa film ini aku kirim keluar, karena biar mereka yang di luar
Film yang menghabiskan dana Rp3 miliar ini mempertemukan kembali Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo. Dan dalam film itupun keduanya juga kembali beradegan ciuman.
"Main dengan Dian tentunya menyenangkan sekali, karena kita sudah kenal satu sama yang lain, sudah tahu cara kerja masing-masing. Jadi sudah paham, tidak menemukan kesulitan dalam berkomunikasi," papar Nicholas.
"Membuka mata lebih luas, apa itu spiritual, dan memberikan perspektif yang baru, bahwa spiritual tidak hanya yang kita tahu saja," katanya saat menjelaskan soal kesannya main dalam film tersebut.
Penduduk bumi selalu yakin bahwa suatu saat nanti bumi pasti akan didatangi makhluk dari planet lain. Sebagian mengira bahwa pendatang ini akan berusaha menguasai bumi sementara tak sedikit juga yang beranggapan bahwa pendatang ini nantinya akan membawa teknologi baru untuk kemajuan penghuni bumi. Ternyata, saat para aliens ini datang, mereka justru adalah sekelompok pengungsi yang ingin mencari tempat berlindung.
Karena tak tahu harus berbuat apa, pemerintah terpaksa memberikan tempat berlindung di sebuah tempat di Afrika Selatan yang bernama District 9. Selama dua puluh delapan tahun para 'pendatang' ini dibiarkan tinggal di
Suatu ketika salah seorang petugas MNU yang bernama Wikus van der Merwe (Sharlto Copley) secara tak sengaja terkontaminasi virus dari salah satu senjata aliens ini dan secara perlahan struktur DNA-nya mulai berubah. Dalam waktu singkat Wikus menjadi orang yang paling dicari di muka bumi. MNU menganggap Wikus adalah kunci untuk membuka teknologi aliens ini dan tak ada lagi tempat buat Wikus untuk bersembunyi, kecuali di District 9.
Belakangan banyak film yang berkisah tentang masa lalu, terutama tentang Nazi. Mulai dari VALKYRIE, THE READERsampai
Bila diperhatikan dengan baik, sebenarnya DISTRICT 9 ini sama sekali bukan film yang berkisah tentang alien atau pendatang dari planet lain. Kisah itu hanyalah kamuflase dari ide dasar yang mungkin sama sekali tak terlihat. Kesan yang tertangkap pertama kali adalah apartheid dan itu dikuatkan oleh latar belakang sang sutradara yang asal Afrika Selatan. Neill Blomkamp, sang sutradara, sepertinya ingin menguak kisah kelam di masa lalu itu dengan kemasan yang lebih fresh.
Mulai dari situasi masyarakat, idealisme yang ada hingga perlakuan para petinggi negara dan pelaku bisnis mencerminkan situasi saat rezim apartheid berkuasa di benua hitam ini. Di sisi lain, Neill juga mencoba menawarkan konsep penuangan yang tak terlalu 'vulgar' sehingga pesan moral yang dibawa film ini bisa lebih relevan dengan generasi saat ini yang tak mengalami masa-masa itu.
Dituturkan dengan alur yang cukup sederhana dengan menggunakan berbagai trik termasuk footage dokumenter dan kamera surveillance tanpa harus menjadi terlalu kompleks, film ini masih tetap bisa menghibur meski sebenarnya membawa pesan yang sangat berat. Penggunaan visual effect dan akting para pemainnya pun cukup bagus dalam artian tidak terlalu 'wah' tapi tetap efektif. Hasilnya, sebuah film yang bisa jadi hiburan sekaligus cermin buat para penonton
Semakin hari perkembangan peradaban di bumi makin mengenaskan.
Teknologi berkembang pesat sementara nilai-nilai luhur agama mulai terlupakan.
Orang tak lagi melihat nilai agama itu sebagai sebuah nilai yang relevan.
Teknologi modern telah menggantikannya.
Tuhan pun memutuskan sudah saatnya bumi dibersihkan seperti jaman Nabi Nuh.
Tuhan lantas memerintahkan para malaikatnya untuk turun ke bumi dan memusnahkan seluruh umat manusia agar bumi bisa diselamatkan.
Kehidupan baru akan menggantikan kehidupan lama yang sudah mengalami dekadensi dan tak lagi bisa diselamatkan.
Dipimpin Gabriel (Kevin Durand) para malaikat pun turun untuk melaksanakan tugasnya, kecuali satu malaikat yang tak sependapat dengan Tuhan.
Michael (Paul Bettany) menganggap umat manusia masih punya harapan.
Michael pun turun ke bumi, bukan untuk mengemban tugas dari Tuhan namun untuk menyelamatkan umat manusia.
Satu-satunya harapan Michael adalah jika ia bisa menyelamatkan Charlie (Adrianne Palicki).
Konon, Charlie sedang mengandung seorang bayi yang nantinya akan menjadi juru selamat bagi seluruh umat manusia.
Proses syuting sekuel Ben Stiller yang berikutnya, NIGHT AT THE MUSEUM 2: BATTLE OF THE SMITHSONIAN telah kembali dilakukan. Terakhir dikabarkan Stiller sedang berkeliling mall di Washington DC untuk merekam eksteriornya.
The Bad and Ugly Hollywood telah menunjukkan beberapa gambar dari lokasi pembuatan film tersebut. Sekali lagi masih menampilkan Stillersebagai penjaga malam di museum.
Stiller kali ini harus menjaga Larry Daley, sekelompok Hun, Pocahontas, dan penerbang wanita Amelia Earhart. Amelia sendiri dimainkan dengan sangat cantik oleh Amy Adams.
Selama bertugas sebagai mata-mata CIA, Bob Ho (Jackie Chan) sering harus menghadapi tugas yang bisa dibilang mustahil diselesaikan. Berbekal semua pelajaran yang ia dapat selama pendidikan dan kecerdikannya, Bob selalu bisa menuntaskan misinya dengan baik. Namun Bob tak tahu kalau sebenarnya misi yang paling sulit justru akan ia hadapi setelah ia mundur dari CIA.
Karena sudah jenuh dengan tugasnya, Bob pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan memulai hidup yang tenang. Bob ingin membina rumah tangga dengan Gillian (Amber Valletta), kekasihnya yang sangat ia cintai. Gillian pun sebenarnya sangat mencintai Bob tapi karena ia sudah memiliki tiga orang anak maka hal pertama yang harus dilakukan Bob adalah membuktikan kalau ia layak menjadi ayah tiri dari ketiga anak Gillian ini.
Suatu ketika Gillian harus pergi ke luar
Kini tugas Bob tidak hanya mengawasi ketiga anak Gillian namun juga harus melindungi ketiga anak ini dari ancaman para mata-mata Rusia yang tak kenal ampun. Tak ada pilihan. Bob hanya bisa melewati semua itu dengan selamat bila ia melibatkan anak-anak Gillian yang artinya ia harus membongkar identitas rahasianya sebagai mata-mata CIA.
Dari sisi tema, THE SPY NEXT DOOR punya kemiripan dengan film Vin Dieselyang berjudul THE PACIFIER. Kesamaan tema memang bukan sesuatu yang layak dipermasalahkan selama dalam penuangannya tak jadi terjebak pada alur kisah film yang lebih dulu muncul. Dalam kasus ini THE SPY NEXT DOOR masih bisa lolos karena tema itu dituangkan dengan cara lain.
Yang jadi masalah di sini sebenarnya adalah soal penyutradaraan. Sepertinya Brian Levant tak mampu mengarahkan para aktor dan aktris sehingga yang terjadi adalah akting yang tak memenuhi standar. Dalam kasus Jackie Chan danAmber Valleta, chemistry di antara dua orang ini tak bisa muncul. Sepanjang kariernya, Jackie memang tak pernah tampil romantis dan sang sutradara sepertinya juga tak bisa mengarahkan aktor gaek ini untuk bisa romantis.
Dari sisi laga, tak ada yang baru di sini. Film-film Jackie Chan sebelumnya sudah bisa mewakili adegan laga dalam film ini walaupun di titik tertentu sepertinya Jackie sudah mulai terlalu tua untuk beraksi seperti dulu lagi. Untungnya masih ada beberapa momen yang cukup mampu memancing tawa meski di akhir kisah tak terbersit keinginan untuk menonton film ini lagi.






