3 DOA 3 CINTA

Posted by Hirumi Nishikido | | Category: , |




DOWNLOAD



Film 3 DOA 3 CINTA merupakan film layar lebar perdana dari sutradara mudaNurman Hakim. Film ini bercerita tentang persahabatan 3 orang remaja yang memiliki asa dan cita-cita setelah mereka lulus dari pesantren. 3 sahabat itu diperankan oleh Nicholas Saputra(sebagai Huda), Yoga Pratama (sebagai Rian) danYoga Bagus (sebagai Syahid).

Film ini juga menampilkan bintang cantik Dian Sastrowardoyo yang berperan sebagai penyanyi dangdut yang seksi, materialistik dan terobsesi ingin menjadi bintang terkenal di Jakarta.

Sebelum rilis di Indonesia film ini sudah lolos dalam berbagai festival film di mancanegara, seperti di Pusan International Film Festival pada bulan Oktober lalu dan juga lolos dalam official selection competition di Dubai International Film Festival yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 - 18 Desember 2008.

Selain itu, di Festival Film Indonesia yang akan diselenggarakan pada tanggal 12 Desember mendatang, 3 DOA 3 CINTA berhasil meraih 7 Nominasi untuk kategori : Skenario Cerita Asli (Nurman Hakim), Penyuntingan (Sastha Sunu), Tata Suara (Khikmawan Santosa), Tata Musik (Jaduk Ferianto), Pemeran Utama Pria (Nicholas Saputra), Pemeran Pendukung Pria (Yoga Pratama) dan masuk kategori Film Secara Utuh.

Tentu saja ini merupakan sebuah kebanggaan tersendiri untuk film yang proses penggarapan skenarionya memakan waktu 3 tahun lebih. Bahkan skenario film ini berhasil mendapatkan script development grant dari Global Film Initiative di San Fransisco, USA; Goteborg International Film Festival Fund dari Swedia dan Fond Sud Cinema dari Perancis. Dan pada bulan Mei lalu film 3 DOA 3 CINTAdiundang dan diputar di Cannes Film Festival di Perancis.

Sutradara Nurman Hakim tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya atas nominasi yang berhasil diraih film garapannya itu.

"Alhamdulillah, ada Festival Film yang men-support dan memberikan dana untuk pembuatan film ini, setelah pembuatan selama 3 tahun. Aku besar di daerah Mranggen, Demak, ingin meluruskan kondisi pesantren dengan nilai humanisme," terang Nurman.

"Film ini juga ingin menunjukkan bahwa pesantren itu bukan tempat Islam garis keras dan kalaupun itu ada, itu di luar pesantren. Kenapa film ini aku kirim keluar, karena biar mereka yang di luar sana punya pandangan dan tidak hanya melihat Islam Indonesia dari media dan ini bukan film berat tapi ringan," imbuhnya.

Film yang menghabiskan dana Rp3 miliar ini mempertemukan kembali Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo. Dan dalam film itupun keduanya juga kembali beradegan ciuman.

"Main dengan Dian tentunya menyenangkan sekali, karena kita sudah kenal satu sama yang lain, sudah tahu cara kerja masing-masing. Jadi sudah paham, tidak menemukan kesulitan dalam berkomunikasi," papar Nicholas.

"Membuka mata lebih luas, apa itu spiritual, dan memberikan perspektif yang baru, bahwa spiritual tidak hanya yang kita tahu saja," katanya saat menjelaskan soal kesannya main dalam film tersebut.

Currently have 0 komentar:


Leave a Reply